http://ars.cybermq.com/post/rss [25 Postingan terbaru aris blog - Sebuah motivasi bagi yang belum menikah agar stop dreaming start action untuk menikah] Copyright by CyberMQ! - All rights reserved. id http://www.cybermq.com/images/default/logo.cybermq.gif aris blog http://www.cybermq.com Melejitkan Potensi Dengan Menikah http://ars.cybermq.com/post/detail/5882/melejitkan-potensi-dengan-menikah http://ars.cybermq.com/post/detail/5882/melejitkan-potensi-dengan-menikah#comments Thu, 27 Aug 2009 15:53:29 +0700 aris http://ars.cybermq.com/post/detail/5882/melejitkan-potensi-dengan-menikah Melejitkan Potensi Dengan Menikah. Apa bisa ? Sangat bisa. Jika anda hanya menjadi orang yang biasa-biasa saja maka segeralah menikah maka akan ada kesempatan untuk semakin melejit potensi anda. Terutama bagi ikhwan, opini saya ini mungkin sangat tepat. Dengan menikah maka kita bisa semakin semangat. Dalam beribadah misalnya, bagaimanapun kita dituntut untuk memimpin termasuk mengarahkan dan mendidik istri oleh karena itu mau nggak mau harus meningkatkan ibadah agar menjadi tauladan dalam keluarga dan meningkatkan ilmu tentang ibadah tersebut. Selain itu istri juga bisa menjadi partnet untuk selalu memberikan feedback bagi si suami atas apa-apa yang perlu dirubah dan diperbaiki [...] Melejitkan Potensi Dengan Menikah. Apa bisa ? Sangat bisa.  Jika anda hanya menjadi orang yang biasa-biasa saja maka segeralah menikah maka akan ada kesempatan untuk semakin melejit potensi anda. Terutama bagi ikhwan, opini saya ini mungkin sangat tepat. Dengan menikah maka kita bisa semakin semangat. Dalam beribadah misalnya, bagaimanapun kita dituntut untuk memimpin termasuk mengarahkan dan mendidik istri oleh karena itu mau nggak mau harus meningkatkan ibadah agar menjadi tauladan dalam keluarga dan meningkatkan ilmu tentang ibadah tersebut. Selain itu istri juga bisa menjadi partnet untuk selalu memberikan feedback bagi si suami atas apa-apa yang perlu dirubah dan diperbaiki bagi si suami tersebut. Tentu ini sangat membantu daripada harus menilai diri sendiri yang kadang sangat tidak objectif.

=====

Dalam hal waktu, maka menikah sangat efektif membuat waktu kita semakin berguna. Bagaimana tidak senda gurau kita dengan istri adalah ibadah. Selain itu tentu setiap saat kita akan memikirkan untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah. Sehingga mau tidak mau akan banyak waktu yang akan dicurahkan untuk meraih itu semua. Dan saya yakin dengan menikah juga akan mengurangi waktu yang mungkin kalau masih bujang untuk main-main dan hura-hura, maka saat telah menikah ada hak dari diri kita bagi istri kita sehingga tak sepantasnya kita setelah menikah masih suka main kesana kemari dengan teman tanpa ada tujuan yang jelas atau diterima agama.

Dalam hal pekerjaan juga demikian.  Kalau dahulu hanya bekerja dan hasil jerih payahnya hanya untuk diri sendiri dan mungkin sebagian untuk keluarga kita (ayah, ibu, adik, dll) maka setelah menikah akan menggerakkan segala ide-ide positif kita untuk meraih rezeki yang banyak yang barakah.  Mau nggak mau yang semula santai harus bekerja keras untuk mencari alternatif-alternatif sumber keuangan. Memang seeh sebaiknya semasa masih muda atau bujang melakukan hal tersebut (bekerja keras), namun mungkin sudah menjadi karakter kebanyakan orang Indonesia seumuran muda senangnya hanya maen-maen saja. Tak tahunya udah tua dan udah waktunya nikah baru nyadar betapa pentingnya kerja.

Tapi ingat, dengan menikah juga dapat melejitkan potensi yang tidak baik. Itu kalau si istri terlalu menuntut yang lebih saat itu juga dan kemungkinan kecil si suami tidak mampu memenuhinya saat itu. Kalaupun menunutut sesuatu misal minta dibelikan barang A, terus si suami belum mampu ya jangan memaksa harus waktu dekat itu. Cobalah si istri minta untuk lain kali kalau sudah punya uang baru dibelikan, dengan begitu si suami akan berusaha sekuat tenaga. Tapi kalau si suami nggak mampu beli dan si istri minta inginnya saat itu juga maka inilah yang akan menyebabkan bencana, mengapa ? Karena bisa-bisa si suami jika imannya lemah akan berbuat yang melanggar agama dan aturan negara.

Selamat bagi anda yang telah menikah.

 

]]>
Siapa yang (akan) kau nikahi ? http://ars.cybermq.com/post/detail/5724/siapa-yang-akan-kau-nikahi- http://ars.cybermq.com/post/detail/5724/siapa-yang-akan-kau-nikahi-#comments Thu, 20 Aug 2009 11:04:33 +0700 aris http://ars.cybermq.com/post/detail/5724/siapa-yang-akan-kau-nikahi- Tadi pagi bongkar-bongkar tulisan saat masih bujang dulu. Berikut ini saya sharing dengan penambahan beberapa kalimat. Berikut ini hanya sekadar opini pribadi lho. Siapa yang (akan) kau nikahi ? Wanita cantik, kaya, memiliki tingkat pendidikan tinggi dan mungkin banyak kriteria lagi ? Tapi ingatlah, sesungguhnya bukan itu yang utama, tapi wanita yang bagus addinnya, bagus akhlaknya. Untuk mengetahuinya maka pastikan dia itu memiliki sifat jujur . Yang utama bukan dia yang kaya, tapi dia yang pandai bersyukur. ===== Yang utama bukan dia yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, akan tetapi dia yang memiliki semangat belajar yang tinggi. Yang utama bukan dia yang cantik, tetapi dia [...] Tadi pagi bongkar-bongkar tulisan saat masih bujang dulu. Berikut ini saya sharing dengan penambahan beberapa kalimat. Berikut ini hanya sekadar opini pribadi lho.

Siapa yang (akan) kau nikahi ?

Wanita cantik, kaya, memiliki tingkat pendidikan tinggi dan mungkin banyak kriteria lagi ?

Tapi ingatlah, sesungguhnya bukan itu yang utama, tapi wanita yang bagus  addinnya, bagus akhlaknya. Untuk mengetahuinya maka pastikan dia itu memiliki sifat jujur .

Yang utama bukan dia yang kaya, tapi dia yang pandai bersyukur.
=====
Yang utama bukan  dia yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, akan tetapi dia yang memiliki semangat belajar yang tinggi.

Yang utama bukan dia yang cantik, tetapi dia yang dapat menyenangkan bila engkau pandang.

Yang utama bukan nasab yang bagus, tapi  dia yang selalu berusaha untuk berbenah diri untuk menjadi terpuji baik dibumi maupun dilangit.

Carilah dia yang selalu berusaha untuk menyempurnakan kewajibannya sebagai manusia yaitu menjadi abdillah yang sempurna.

Dan lagi carilah dia yang memiliki empati yang tinggi terhadap masalah sosial (biasanya mereka aktif di keorganisasian) :)

]]>
Jauh Dekat Sama Saja http://ars.cybermq.com/post/detail/5528/jauh-dekat-sama-saja http://ars.cybermq.com/post/detail/5528/jauh-dekat-sama-saja#comments Thu, 13 Aug 2009 15:33:58 +0700 aris http://ars.cybermq.com/post/detail/5528/jauh-dekat-sama-saja Dulu saya sempat bincang-bincang guyonan dengan teman saya yang akan melaksanakan pernikahannya. Dalam suatu kesempatan membahas masalah nikah dia berkelakar "Jauh dekat Sama Saja ". Maksudnya menikah sekarang atau ditunda hingga nanti sama saja biayanya, jadi kalau bisa sekarang kenapa menunggu nanti, wong sama saja kok ? ===== Ya, ada benarnya juga seeh kata dia itu. Bagaimanapun pernikahan tidaklah harus dengan acara yang mewah, cukup sederhana saja. Buat apa menikah dengan biaya yang demikian besar tetapi akhirnya malah membuat dia kesusahan setelahnya. Yang terpenting sesuai dengan syariat Islam. Dan setelah itu adalah bagaimana menjalani kehidupan setelah menikah. Keluarga baru tersebut akan [...] Dulu saya sempat bincang-bincang guyonan dengan teman saya yang akan melaksanakan pernikahannya. Dalam suatu kesempatan membahas masalah nikah dia berkelakar "Jauh dekat Sama Saja ". Maksudnya menikah sekarang atau ditunda hingga nanti sama saja biayanya, jadi kalau bisa sekarang kenapa menunggu nanti, wong sama saja kok ?

=====

Ya, ada benarnya juga seeh kata dia itu. Bagaimanapun pernikahan tidaklah harus dengan acara yang mewah, cukup sederhana saja. Buat apa menikah dengan biaya yang demikian besar tetapi akhirnya malah membuat dia kesusahan setelahnya. Yang terpenting sesuai dengan syariat Islam. Dan setelah itu adalah bagaimana menjalani kehidupan setelah menikah. Keluarga baru tersebut akan dibawa kemana ? Itu sebenarnya yang perlu dipikirkan. Dibawa disini bukan berarti hanya menunjukkan tempat tinggal, tetapi keluarga seperti apa yang diharapkan ?

Sebelumnya telah dibahas menikah hingga akherat. Yang mana dengan tujuan tersebut, tentunya adalah bagaimana dalam kehidupan sehari-hari pasca pernikahan akan berorintasi kesana. Seorang suami dan istri harus saling bantu-membantu untuk meraih kebahagiaan akherat kelak. Nah, daripada memikirkan kemewahan suatu pernikahan lebih baik memikirkan bagaimana agar nantinya bisa membentuk suatu "tim" untuk bersama-sama meraih kebahagian di akherat bersama-sama. Kalau memikirkan mahalnya biaya pernikahan, nanti malah bisa-bisa akan menunda terus pernikahan. Padahal kan jauh dekat sama saja ?

]]>
Menikah hingga akherat http://ars.cybermq.com/post/detail/5463/menikah-hingga-akherat http://ars.cybermq.com/post/detail/5463/menikah-hingga-akherat#comments Tue, 11 Aug 2009 10:09:42 +0700 aris http://ars.cybermq.com/post/detail/5463/menikah-hingga-akherat Menikah untuk selamanya, bahkan hingga akherat. Ini penting untuk di pahami oleh semua orang yang ingin menikah. Karena tidak sedikit orang yang di akhir perjalanan pernikahannya kemudian cerai. Apalagi pernah dengar juga istilah nitkah mut’ah. Lebih sedihnya lagi ada mahasiswi Indonesia yang demikian, na�udzubillah mindzalik. ===== Menikah harus didasari dengan niat ibadah lillahi ta�ala, di niatkan untuk menggali berbagai potensi untuk ibadah. Bukan untuk coba-coba atau hanya melampiaskan hawa nafsu. Nikah adalah suatu perjanjian besar yang menggema di langit. Bahkan pernikahan tidak boleh maen-maen, senda guraunya adalah beneran. Jadi tidak boleh misal seorang ayah bersenda gurau menyatakan dia menikahkan dengan si fulan [...] Menikah untuk selamanya, bahkan hingga akherat. Ini penting untuk di pahami oleh semua orang yang ingin menikah. Karena tidak sedikit orang yang di akhir perjalanan pernikahannya kemudian cerai. Apalagi pernah dengar juga istilah nitkah mut’ah. Lebih sedihnya lagi ada mahasiswi Indonesia yang demikian, na�udzubillah mindzalik.

=====

Menikah harus didasari dengan niat ibadah lillahi ta�ala, di niatkan untuk menggali berbagai potensi untuk ibadah. Bukan untuk coba-coba atau hanya melampiaskan hawa nafsu. Nikah adalah suatu perjanjian besar yang menggema di langit. Bahkan pernikahan tidak boleh maen-maen, senda guraunya adalah beneran. Jadi tidak boleh misal seorang ayah bersenda gurau menyatakan dia menikahkan dengan si fulan misalnya. Maka pernyataan tersebut adalah sungguh-sungguh, bukan dihukumi senda gurau.  Bahkan seseorang yang mengajukan percraian tanpa dasar yang kuat dia tidak akan mencium bau syurga. Memang perceraian adalah hal yang dibolehkan namun dibenci.

Memang dalam kehidupan sehari-hari seorang suami istri terkadang cek-cok, kadang bertngkar. Namun itu sebenarnya hanyalah sedikit bumbu-bumbu pernikahan. Saya yakin, insyaAllah jika semua berpikir mnikah itu untuk tujuan akherat maka semua permasalahan akan terselesaikan. Untuk itu komitmen dari awal pernikahan harus dipahami oleh masing-masing calon pengantin.

Bahkan kalau perlu buat suatu kesepakatan, jika suatu saat nanti terjadi pertengkaran apa yang harus mereka lakukan. Misal saja bersepakat untuk menyelesaikan dengan perantaraan hakim. Memang terkadang susah untuk menyatukan dua insan dengan latar belakang yang berbeda, namun jika keduanya saling mengerti dan memahami serta berkomitmen untuk menikah hingga akherat maka insyaAllah rumah tangga akan berjalan dengan sakinah, mawaddah warahmah. Aamiin. Sekian jangan lupa tengok barang sebentar Stop Dreaming Start Action....:) Oh iya, jika ada salah mohon koreksinya.

 

]]>
Pahala melimpah dengan menikah http://ars.cybermq.com/post/detail/5404/pahala-melimpah-dengan-menikah http://ars.cybermq.com/post/detail/5404/pahala-melimpah-dengan-menikah#comments Mon, 10 Aug 2009 11:57:06 +0700 aris http://ars.cybermq.com/post/detail/5404/pahala-melimpah-dengan-menikah Sahabat, menikah adalah perbuatan yang penuh dengan pahala. Banyak hal yang hanya dapat kita lakukan saat telah menikah dan hal tersebut akan menjadi sumber pahala. Maka sungguh benar bahwa menikah adalah separuh dari agama kita. ===== Bekerja dengan peluh keringat untuk menafkahi keluarga, akan menjadi pahala. Mendidik anak menjadi pahala. Mencuci pakaian untuk sang suami berpahala. Memasak untuk keluarga berpahala. Memandikan bayi berpahala. Bahkan sekadar senda gurau suami istri juga berpahala. Dikala masa-masa anak baru lahir. Anak di malam hari sudah hampir di pastikan bangun dan menangis. Entah karena ngompol, karena haus, atau si bayi hanya memang terbiasa bangun malam hingga subuh. [...] Sahabat, menikah adalah perbuatan yang penuh dengan pahala. Banyak hal yang hanya dapat kita lakukan saat telah menikah dan hal tersebut akan menjadi sumber pahala. Maka sungguh benar bahwa menikah adalah separuh dari agama kita.

=====

Bekerja dengan peluh keringat untuk menafkahi keluarga, akan menjadi pahala. Mendidik anak menjadi pahala. Mencuci pakaian untuk sang suami berpahala. Memasak untuk keluarga berpahala. Memandikan bayi berpahala. Bahkan sekadar senda gurau suami istri juga berpahala.

Dikala masa-masa anak baru lahir. Anak di malam hari sudah hampir di pastikan bangun dan menangis. Entah karena ngompol, karena  haus, atau si bayi hanya memang terbiasa bangun malam hingga subuh. Dalam menghadapi masalah tersebut sebagai orang tua kita di latih kesabarannya, jika kita bersabar maka akan mendapatkan pahala yang begitu tinggi. Disisi yang lain, sebagai orang tua sat itu juga di latih untuk bangun malam agar kita ingat dan melakukan ibadah tambahan yaitu sholat malam. Sungguh banyak hal yang belum tertuliskan disini mengenai betapa banyaknya ladang ibadah di saat setelah minikah. Jika tidak sekarang menikah, kapan lagi  ? Stop Dreaming Start Action.

]]>